Beranda TOP TANGSEL PEMKOT TANGSEL

Dukung Perpanjangan PPKM, Pemkot Tangsel Tingkatkan Pengawasan dan Pelayanan Publik

1595

Kota Tangsel, SUARA TANGSEL – Pemerintah Pusat telah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali sampai dengan tanggal 8 Februari 2021.

Menyikapi hal ini, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, pada hari Jumat (22/1) menyatakan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendukung keputusan tersebut.

“PPKM sangat penting dan masih diperlukan sampai dengan saat ini dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19, dan oleh karenanya harus didukung,” Kata Airin.

Ia juga menambahkan bahwa terkait dengan adanya perubahan ketentuan dalam PPKM perpanjangan ini, seperti perubahan jam operasional mall/pusat perbelanjaan, hal tersebut dilakukan atas dasar pertimbangan yang sangat matang dan juga dengan melihat situasi dan kondisi yang ada saat ini.

Untuk wilayah Kota Tangerang Selatan sendiri, dalam rangka penanganan Covid-19, Pemerintah Kota mengambil beberapa langkah strategis.

Adapun langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini, antara lain, yaitu dengan menyiapkan Rumah Sakit Pakulonan yang sudah selesai dibangun yang memang rencananya akan digunakan khusus untuk merawat pasien Covid-19. Sedangkan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), telah dilakukan penambahan bed isolasi dan empat Intensive Care Unit (ICU).

Lalu, Rumah Lawan Covid-19 yang ada di Ciater, Serpong, sendiri sudah dilakukan penambahan kapasitas sebanyak 150 tempat tidur, bertujuan sebagai langkah-langkah penanganan untuk di hilir.

Sedangkan untuk di hulu, akan dilakukan monitoring, pengawasan dan penindakan secara lebih intensif lagi. Tim monitoring PPKM yang anggotanya terdiri dari aparat Pemerintah Kota dan juga unsur Forkopimda ini akan terjun langsung ke lapangan pada pagi dan juga malam hari.

Kemudian untuk di sektor hulu ini, Pemkot akan terus mengoptimalkan upaya tes Covid-19. Awal februari, Pemerintah Kota akan mendapatkan bantuan Mobile BSL Laboratory Biosafety Level-2 dari Kementerian Riset dan Teknologi.

“Mobile BSL adalah kendaraan yang memiliki kelengkapan untuk melakukan tes Covid-19. Kapasitasnya sekitar enam ratus tes perhari dan hasilnya bisa didapatkan dalam waktu delapan jam,” jelas Airin.

Kemudian Airin berpesan kepada masyarakat untuk selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Kepada seluruh warga Tangerang Selatan, serta tidak bosan-bosannya untuk selalu mengingatkan agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” Tutup Airin. (**)