Beranda SUARA WARGA

Dua Sejoli Menjalin Cinta dari Hobi Motor Vespa, Dagang Kopi Keliling Hingga Menuju Pelaminan

922
Rafi dan Indah adalah sepasang kekasih yang berasal dari Cipondoh Tangerang, yang mencoba mengadu nasib dengan berjualan kopi keliling. Dan mereka berdua biasa mangkal dikawasan Elite Sogo Alam Sutra, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dengan menggunakan kendaraan jenis Vespa. Foto : Muhamad Deni.

Sogo Alam Sutra, SUARA TANGSEL – Rafi dan Indah adalah sepasang kekasih yang berasal dari Cipondoh Tangerang, yang mencoba mengadu nasib dengan berjualan kopi keliling. Dan mereka berdua biasa mangkal dikawasan Elite Sogo Alam Sutra, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dirinya berdua mengaku sudah sejak lama berjualan kopi keliling dengan menggunakan sepeda motor kesayangan miliknya.

Adapun kendaraan yang digunakannya mereka cukup unik, karena mereka berdua menggunakan kendaraan yang memang mempunyai ciri khas dan perbedaan tersendiri dengan kendaraan yang digunakan oleh para pedagang kopi keliling pada umumnya.

Mereka berdua menggunakan kendaraan sepeda motor yang memang cukup melegenda, yaitu kendaraan jenis Vespa yang memang sudah didesain khusus oleh mereka berdua untuk membawa perabotan atau dagangan yang akan mereka jual pada saat berkeliling atau mangkal pada setiap harinya.

“Adanya cuma motor Vespa, tapi enakan motor Vespa muatnya bisa lebih banyak, karena inikan udah di modifikasi” kata Indah saat ditemui awak media Suaratangsel.com pada Sabtu malam, (6/2).

Bukan cuma dagang kopi aja, saya juga menyediakan Indomie rebus bagi yang ingin memesan mie rebus, kami juga akan buatkan,” tambahnya.

Indah juga menjelaskan bahwa dirinya bersama calon suaminya itu mulai berdagang kopi keliling berawal pada saat ikut menghadiri sebuah acara yang dilakukan oleh para komunitas Motor Vespa di wilayah Tanjung Pasir Kota Tangerang.

Diketahui dua remaja ini juga adalah penggemar atau pecinta motor klasik jenis Vespa, bahkan mereka berdua juga adalah bagian dari komunitas motor Vespa yang ada di Kota Tangerang.

“Iya, waktu itu saya mulai dagang pas ada acara kumpul bareng anak-anak Vespa di Tanjung Pasir, awalnya si cuma iseng aja. Eh, malah keterusan sampai sekarang,” terang Indah.

Rafi yang juga ikut mendampingi mengutarakan bahwa dalam menjalani profesinya sebagai tukang kopi keliling tidak pernah merasa malu atau gengsi, justru menurutnya dengan berdagang kopi bisa membuatnya lebih mandiri.

Dan dengan berjualan kopi keliling, dirinya berdua bisa menambah penghasilan untuk bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Terlebih mereka berdua sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan.

“Kenapa harus malu, kan yang penting halal. Doain saya juga ya bang, sebentar lagi kami berdua akan melangsungkan pernikahan, semoga lancar,” canda Rafi sambil tertawa.

Muhamad Deni