Beranda BISNIS

Dr. Janet Aprilia Stanzah: UMKM Kota Bekasi, Usaha Kecil Dengan Omset Milyaran

718

Bekasi, SUARA TANGSEL – Pendemi Virus Corona yang melanda Indonesia bahkan dunia, membuat hampir semua sektor perekonomian terhenti, termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pondok Melati di wilayah Bekasi Jawa Barat terkena imbasnya.

Dengan didukung pemerintah kota Bekasi maka pada hari ini pelaku UMKM Pondok Melati adakan Bazar Produk UMKM yang di gelar di Plaza Cibubur Jl. Alternatif Cibubur No.40, RT.001/RW.003, Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021).

Saat dijumpai awak media, Dr. Janet Aprilia Stanzah Komisi 3 DPRD Kota Bekasi mengatakan, hari ini adalah acara Pameran untuk penggiat UMKM Pondok Melati.

“Karena sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang sedang kami susun dari Pansus 10, dimana kami menyusun tentang Perda UMKM dan Koperasi, disitu terkait ada pernyataan bahwa fasilitas umum harus memberikan minimal 30 persen lahannya untuk promosi UMKM,” ujarnya.

Lebih lanjut Janet memaparkan, jadi ini adalah bentuk dari kerja nyata Pansus supaya Perda ini dinyatakan untuk kegiatan Masyarakat.

“Nah hari ini kami bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan juga bapak Jaelani dari Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI), rencananya akan membuat MoU, dimana supaya dari penggiat-penggiat Mall ini memberikan fasilitas tempatnya minimal 30 persen pada UMKM untuk melakukan ajang promosi,” jelasnya.

“Jadi lahan ini kami gunakan untuk pameran UMKM semuanya geratis, kerjasama dengan Plaza Cibubur difasilitasi dengan mimailes untuk bot-botnya dan juga sound sistem semuanya geratis dari kami pemerintah kota bekasi,” jelasnya.

Harapannya supaya UMKM kota Bekasi khusunya UMKM Pondok Melati pada sore hari ini, bisa mempunyai ajang promosi sehingga lebih maju, “Usaha Kecil dengan Omset milyaran,” tutup Janet.

Sementara itu Aji Ali Sabana selaku wakil ketua Kadin bidang Koperasi dan UMKM mengatakan, hari ini kita mengadakan kegiatan UMKM Go to Mall ini adalah salah satu langkah strategis yang dilakukan teman-teman komunitas, karena selama pandemi, lebih dari satu tahun ini UMKM itu stag karena pergerakan manusia dibatasi.

“Hari ini ada langkah strategis bentuknya adalah pameran,” ucapnya.

Lanjut Ali, ini adalah wujud kongkrit bagaimana memfasilitasi promosi dari pada Produk-produk UMKM itu sendiri, tentu pendampingan pameran seperti ini harus didukung oleh pihak swasta, asosiasi mall dan pemerintah, bersama Kadin.

“saya yakin dan percaya, kedepan UMKM produknya bisa terus terpasarkan,” ujarnya.

Kegiatan ini sebenarnya dilakukan sudah yang ke 5 selama bulan Ramadhan, karena sebelumnya pernah ads di Transmart, ada di MM ada di Lagon, sampai ke Plaza Cibubur dan bahkan di Islamic pun dilakukan, jadi disamping mall diarea Masjid pun dilakukan,” jelasnya.

Insya Allah ini jadi suatu program berkelanjutan, jadi ini kan pasca pandemi nih, dalam arti masih masa pandemi, ini adalah langkah awal setelah pandemi dan insyaallah ini akan berlanjut ketika kondisi sudah cukup stabil,” harapnya.

Nantinya ini akan jadi program rutin pemasaran UMKM di mall-mall atau mungkin di area publik dengan sesuai Perda yang mengatur bahwa 30 persen area publik mall atau yang lain menjadi teras UMKM.

Hari ini yang hadir dari pelaku UMKM dan ada juga dari Komisi 3 DPRD kota Bekasi dan tim Beni Tunggul dan teman-teman yang lain hadir pada hari ini. Kita berharap kegiatan hari ini bukan hanya sekali tetapi kegiatan yang simultan yang mengoutput bagi peningkatan pemasaran UMKM,” pungkasnya.

Fahmy