Beranda SUARA BANTEN KABUPATEN LEBAK

Disperindag Banten Pantau Stok Sembako di Pasar Tradisional

521

Lebak, SUARA TANGSEL — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten melakukan pemantauan stok sembilan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak.

“Dari lapangan persedian bahan pokok di Lebak cukup dan tidak terjadi kenaikan signifikan,” kata Hindun, seorang petugas pemantau sembako Disperindag Provinsi Banten di Lebak, Selasa (14/4).

Ia mengatakan saat ini kebutuhan bahan pokok mencukupi untuk tiga bulan mendatang karena pasokan dari luar daerah berjalan lancar. Selain itu, harga sejumlah komoditas sembako relatif stabil, seperti beras, terigu, minyak goreng, gula, telur, daging sapi.

Berdasarkan hasil pantauan Tim Disperindag Banten, rata-rata harga kebutuhan pokok yang dijual di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Lebak, masih normal dan belum ada kenaikan yang signifikan.

Harga minyak goreng tanpa merk dijual Rp 10.000/liter, gula Rp 11.000/kg, daging sapi murni Rp 95.000/kg, dan daging kerbau Rp 95.000/kg.

Harga daging ayam Rp 28.000/kg, susu bendera Rp 13.900/kaleng, kacang kedelai Rp 9.800/kg, terigu Rp 9.500/kg, cabai keriting Rp 25.000/kg, dan cabai rawit Rp 20.000/kg.

Selain itu, harga beras jenis super Rp 9.000/kg dan beras jenis IR KW I Rp 8.000/kg, sedangkan beras jenis IR KW II Rp 7.500/kg, dan beras IR KW III Rp 7.000/kg.

“Selama ini harga bahan pokok stabil hingga bertahan Mei nanti,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak Orok Sukmana mengatakan persedian bahan pokok di daerah itu melimpah karena pendistribusian berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti.

Saat ini, harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Rangkasbitung, Maja, dan Bayah relatif stabil, ia meminta distributor atau agen kebutuhan bahan pokok tidak menimbun barang yang bisa menimbulkan kelangkaan di pasaran, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong yang bisa mengakibatkan kelangkaan komoditas di seumlah pasar.

“Kami berharap pedagang tidak menaikkan harga sembarangan karena permintaan konsumen stabil,” ujarnya.

Sejumlah pedagang di Pasar Rangkasbitung mengaku tidak menaikkan harga bahan pokok karena pasokan melimpah.

“Kami menjamin dua bulan ke depan harga relatif stabil dan normal,” kata Iyan, seorang pedagang sembako di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.[] kml.