Beranda TOP TANGSEL

Dinilai Membahayakan, Pembangunan Papan Reklame Dikeluhkan Oleh Warga

748

Ciputat, SUARA TANGSEL – Pemasangan papan reklame di Jalan Arya Putra, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai sangat membahayakan bagi para pengguna jalan.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua RT 001/02, yang mengatakan bahwa pemasangan papan reklame tersebut belum mendapatkan izin dari pihaknya.

“Saya belum memberikan izin, tetapi saya juga tidak melarang,” ujar Ketua RT 002/02, Odang Sukmana kepada wartawan saat di temui dirumahnya pada Senin (15/11).

Odang Sukmana menjelaskan, bahwa dirinya pernah didatangi oleh pihak pemborong dan dari pihak Organisasi Masyarakat (Ormas), kedatangan kedua pihak tersebut bertujuan untuk meminta izin kepadanya untuk pemasangan papan reklame.

Namun kendati demikian, dirinya mengatakan bahwa tidak pernah memberikan izin kepada pemborong untuk mendirikan papan reklame yang ada di wilayahnya itu.

Lebih jauh, sambung ketua RT, bahwa pembangunan papan reklame tersebut, dirinya mengatakan bahwa pemborong mengklaim sudah berkordinasi dengan pihak Satpol PP Kota Tangsel, yang berinisial ‘A’.

Ditempat terpisah, salah satu warga sekitar Khosim (55) mengaku dirinya sangat khawatir dengan keberadaan papan reklame tersebut.

Karena menurut Khosim papan reklame tersebut dinilai telah memakan bahu jalan dan kondisinya pun mengarah kejalan dan di khawatirkan apa bila jatuh bisa menimpa pengguna jalan yang sedang melintas.

“Saya sangat khawatir, apa bila hujan dan angin kencang yang nantinya bisa membuat papan reklame itu roboh dan menimpa pengguna jalan,” ucap Khosim salah satu Satpam yang bertugas disalah satu perumahan yang tidak jauh dari pembangunan papan reklame tersebut.

Dari pantauan Suaratangsel.com di lokasi, pemasangan papan reklame tesebut nampak berdekatan dengan bahu jalan dan mengarah ke pemukiman warga.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Tangerang Selatan, Sapta Mulyana saat dikonfirmasi menjelaskan, dalam persoalan reklame pihaknya sudah mendapatkan 2 laporan. Akan tetapi pihaknya masih mencari pemiliknya.

“Ada 2 laporan terkait papan iklan reklame di atas, masih proses pencarian pemiliknya. Saya juga sudah perintahkan anggota staf untuk mencari info dan juga berkordinasi ke DPMPTSP,” pungkas Sapta Mulyana.

Muhamad Deni