Beranda TOPIK UTAMA

Dilaporkan Soal Ijazah Palsu ke BKD, Oknum Anggota DPRD Tangsel Ini Malah Naik Jabatan

234
Ijazah Palsu Taufik MA

Serpong, SUARA TANGSEL –  Oknum anggota DPRD  Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dilaporkan atas dugaan penggunaan ijazah palsu kini justru naik jabatan. Taufik  MA yang semula menjabat Ketua Komisi I, kini diusulkan oleh fraksinya dalam rapat paripurna untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.

Rapat paripurna yang digelar di kantor DPRD Tangsel, gedung IFA, Jalan Raya Viktor BSD, Buaran, Serpong, Senin (6/3) pagi itu. Nampak hadir sejumlah perwakilan dari seluruh fraksi, kecuali Ahadi, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra yang posisinya digantikan oleh Taufik.

Saat ditanyakan soal laporan ijazah palsu yang ditujukan pada dirinya, Taufik langsung membantah seraya menuding bahwa laporan yang disampaikan itu tak masuk akal dan tak berdasar sama sekali.

“Ini adalah sebuah bentuk dinamika politik, yang kita tahu sama-sama bahwa seluruh anggota yang ada termasuk partai Gerindra, termasuk partai-partai lain sudah dilakukan verifikasi secara umum, dan itu menyeluruh. Artinya, kalaupun sampai ada tuduhan ijazah palsu, itu hal yang tidak masuk akal,” jelasnya kepada wartawan usai paripurna.

Dia pun mengaku, jika tim Advokasi DPP Partai Gerindra akan melindunginya atas kasus tersebut. Bahkan, Taufik sesumbar siap menantang balik kepada siapapun yang melaporkan dugaan ijazah palsu itu untuk segera membuktikan tuduhannya.

“Kita ingin tahu siapa yang melaporkan dan siapa dibelakang yang melaporkan, advokasi DPP sudah meminta kita untuk segera memberikan apa yang menjadi keterangan. Bahwa semua anggota partai Gerindra wajib dilindungi, semua anggota Gerindra wajib diamankan, pada prinsipnya kita adalah partai yang bersih,” sambungnya.

Namun anehnya, Taufik tak dapat menunjukkan berkas atau dokumen pembanding apapun yang menyanggah bahwa statusnya sebagai Sarjana Ekonomi (SE) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana bukalah ijazah palsu.

Padahal, beberapa hari lalu perwakilan anggota masyarakat yang mengadukan dugaan ijazah palsu itu ke Ketua DPRD dan BKD Tangsel, melampirkan bukti dokumen berupa copy ijazah Sarjana atas nama Taufik dan dokumen bantahan dari Kementerian Pendidikan berdasarkan hasil pemeriksaan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT).

Dimana didalamnya, tertera data base Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertais) Wilayah III Nomor: 374/K.3/KM/2014, yang menyatakan jika oknum dewan bernama Taufik tak tercatat sebagai mahasiswa ataupun lulusan STIE Dwipa Wacana.

 

 

Sementara, Ketua Badan Kehormatan  (BK) DPRD Tangsel, Gacho Sunarso memastikan akan memanggil Taufik untuk menjalani pemeriksaan pada hari Kamis 9 Maret 2017. Dalam prosesnya nanti, akan turut dilakukan verifikasi terhadap ijazah Sarjana atas nama Taufik yang dikeluarkan oleh STIE Dwipa Wacana.

“Hari Kamis kita panggil. Nanti banyak tahapan pemeriksaannya, termasuk memverifikasi ke STIE Dwipa Wacana soal ijazah itu,” ujar Gacho. (YCR)