Beranda TOP TANGSEL

Dihack, Kemal Kembali Unggah “Nyanyiannya” di Youtube, Apa Tanggapan Netizen?

552
Curhat Kemal Jamal

Ciputat, SUARA TANGSEL – Setelah diberitakan video “Nyanyian”  Ir R Kemal MS yang diunggah di Youtube blank alias tidak bisa ditonton lagi, dia lalu menyangkal kalau dirinya yang menghapus video tersebut.

“Ada yang nge-hack kali, saya juga bingung kok hebat amat ya  sampe segitunya,” kata Kemal, Rabu(15/3).

Kini video  Kemal itu kembali diunggah di chanel paling populer di dunia ini dengan akun Youtube yang berbeda, Kemal Jamal.

Video berisikan keluh kesah Kemal, berdurasi 7:25 menit itu kembali dipublikasikan pada 14 Maret 2017 dengan subtitel Dinamika jatabatan di Kota Tangerang Selatan, dalam akun yang berbeda dan telah ditonton sebanyak 972 kali.

Kemal tampaknya tak gentar, meski ia telah dipanggil Inspektorat dan diancam dinonjobkan serta akan dipolisikan.

Sikap Kemal ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat, tidak terkecuali para netizen di dunia maya atau sosial media.

Salana N misalnya, pemilik akun ini pada kolom komentar  video yang diunggah Kemal menyampaikan dukungannya kepada Kemal dengan menulis komentar, “  Tidak masalah dinonjobkan terus lawan bongkar korupsi Mesjid Puspen 20M. Kantor Puspem 1 Trilyun. Terminal Pondok Cabe 100M. Ijazah palsu para pejabat. Pegawai honor fiktif. Korupsi quran.Korupsi Gedung SMP8. Dana bansos. Korupsi buku. Korupsi alat KB Kontrasepsi oleh Apendi dll.Masya Allah semoga Allah membuka aibnya dunia akherat,” tulis Salana, Selasa (14/3),

Salana kemudian menulis, “Niatkan jihad Pak Kemal lawan koruptor.semoga Allah melindungi di dunia dan di akherat. Jangan takut melawan dinasti korup.buka satu-satu dinas yang maling APBD Tangsel,” dukungannya buat Kemal.

Dukungan lainnya dari netter dengan akun Sat Gultor, yang menulis, “Amar makruf nahi munkar, lanjutkan Pak,” tulis Gultor, Selasa (14/3).

Sementara itu, ada juga netizen yang tidak setuju dengan “Nyanyian” Kemal Mustafa, ASN yang masih aktif sebagai abdi negara di lingkup Pemerintahan kota Tangerang Selatan ini. Sebut saja, Muhari, lewat akunnya di Facebook, ia menyampaikan agar Kemal mengikuti alur pencanangan program pimpinan tertinggi di kota Tangsel, dan jika tidak taat sebaiknya Kemal di nonjobkan saja.

“ Tidak benar itu….seorang Kemal yang seharus mengikuti alur yang menjadi pencanangan program pimpinan tertinggi di kota Tangerang Selatan apapun bentuknya klo memang ingin bersaing seharusnya tunjukan kemampuan profesionalnya jika ada di Departemen posisi jabatan tertingginya dilelang berarti menunjukan bahwa di antara para eselon 3 tidak mampu untuk ditempatkan pada promosi Ka Dinas atau Sekda sedangkan moto kota Tangsel adalah Cerdas Modrn dan Religius, jika mengangkat orang yang santai dan kurang peka terhadap kondisi bisa bubar ini kota Tangsel, sebaik orang yang sudah mempunyai posisi aparat lalu tidak mendukung program Wali kotanya ya di NON JOB kan saja,” tulis Muhari, Jumat (17/3).

Berbeda dengan netter sebelumnya, Syamsul Rizal  lewat akun pribadinya di Facebook malah menyarankan kepada media massa untuk mengejar kebenaran isi dari “Nyanyian” Kemal di Youtube, “Sebaiknya para wartawan juga mengejar berita tentang kebenaran isi dari ucapan Bpk. Ir. Kemal. MS, agar mendapatkan titik temu suatu kebenaran berita,” tulis Syamsul, Jumat (17/3).

(Ibnu/H3n)