Beranda HUKUM & PERISTIWA

Diduga Investasi Bodong, Direktur PT Tractus Multi Services Raib Milyaran Rupiah

1481

Jakarta, SUARA TANGSEL – Berdasarkan Laporan Polisi : LP/2374/IV/YAN.2.5/2020/SPKT PJM, Tanggal : 17 April 2020. Korban atau pelapor yakni saudara Sabari selaku Direktur PT. Tractus Multi Services adalah partner bisnis dari saudara terduga yang berinisial ‘DP’ dengan perjanjian kerjasama Investasi bisnis dibidang pertambangan.

Sabari (47) didampingi saudara Murdiyanto selaku moderator dan C. Suhadi, S.H., M.H selaku kuasa hukum pelapor memaparkan terkait dugaan investasi bodong tersebut kepada awak media, bertempat di salah satu resto ternama, dibilangan Jakarta Pusat, pada Sabtu (23/10/2021) siang.

“Awalnya pada tahun 2019, Klien kami dengan terlapor DP membahas masalah jenis usaha tambang Batu Andesite miliknya, yang lokasinya berada di Gempol, Cirebon, Jawa Barat. Dalam bahasan itu saudara DP menawarkan Investasi kepada Klien kami dalam bentuk modal kerja, dan akan mendapatkan keuntungan sebesar 51 miliar rupiah, dan jujur klien kami tertarik dengan kerja sama itu,” ungkap kuasa hukum pelapor.

Kemudian sambung Suhadi, dengan iming- iming modal kerja, Klien kami diminta untuk mengeluarkan dana yang harus di setor ke DP, katanya untuk memperlancar pencairan uang.

“Sehingga dimulai 14 Oktober 2019 sampai dengan 14 Januari 2020, klien kami terus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan  dana yang dijanjikan oleh DP tersebut, sehingga total keselurahan Klien kami sudah memberikan uang sebesar hampir 5 miliar kepada saudara DP,” terang Suhadi.

Lebih lanjut Suhadi mengatakan, tidak lama berselang, sebelum uang investasi 51 miliar cair, DP menyampaikan kembali jumlah Investasi sebesar 216 triliun rupiah. Adapun uangnya sudah di parkir di Bank Indonesia dan dicairkan melalui Bank Woori Saudara KCP Central Park. Namun untuk mencairkan dana itu Klien kami harus keluar uang untuk pengawalan pencairan.

“Pada sekitar bulan Januari 2020, klien kami harus buka Rek di Bank Woori Saudara KCP Central Park, atas nama PT. Tractus Multi Services/ PT. Klien kami. Aneh bin ajaib setelah buka rekening, uang sejumlah 216 triliun tercetak dibuku rekening PT milik klien kami,” jelas Suhadi.

Selanjutnya dari dana yang sudah tercetak di Bank Woori Saudara KCP Central Park atas nama Rek PT. Tractus Multi Services, Klien kami pernah di hubungi oleh Bapak ER yang mengaku Deputi BI (Bank Indonesia). Kemudian di sekitar bulan Januari 2020 klien kami disertakan dalam rapat besar, dalam rangka pengamanan pencairan sebagian  dana dari 216 triliun tersebut, yang dihadiri beberapa orang berseragam salah satu matra di TNI .

Namun setelan itu dana yang dijanjikan akan cair baik yang sebagian maupun 216 triliun tidak kunjung cair.

“Kemudian atas peristiwa itu Klien kami telah membuat LP di Polda Metero, LP. No. 2374/IV/YAN2.5/2020/SPKT PMJ, tertanggal, 17 April 2020, lalu LP dilimpahkan ke Polres Jakarta Timur. Sampai dengan sekarang proses laporan tersebut belum sesuai yang diharapkan. Oleh karena itu setelah prescon pada hari ini kami selaku tim kuasa hukum pelapor akan mendatangi Polres Jakarta Timur,” tutup Suhadi.

fhm