Beranda HUKUM & PERISTIWA

Darurat Covid-19, PGR Graha Raya Lakukan Monitoring Kepada Pedagang dan Warga

1384
Paguyuban Graha Raya (PGR) dibantu dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan monitoring protokol kesehatan terkait Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhadap para pedagang dan warga di wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jum'at malam (22/1).

Serpong Utara, SUARA TANGSEL – Paguyuban Graha Raya (PGR) dibantu dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan monitoring protokol kesehatan terkait Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhadap para pedagang dan warga di wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jum’at malam (22/1).

Adapun titik yang menjadi tujuan yaitu dengan menyisir area yang ada disepanjang jalan Graha Raya, Kelurahan Paku Jaya.

Ketua PGR Tekno Riyanto yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan, masyarakat sudah lelah dengan adanya Covid-19 ini, maka dari itu dirinya bersama dengan jajaran dan pengurus PGR tidak henti-hentinya mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat dengan tujuan untuk bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 khususnya di wilayah Graha Raya.

“Ini sudah yang ke tiga kali kami lakukan, dan ini sudah menjadi komitmen kami agar warga lebih tertib lagi dan mematuhi protokol kesehatan,” jelas Ketua PGR Tekno Riyanto.

Tidak hanya itu, dirinya juga menjelaskan dengan adanya kegiatan ini semoga masyarakat bisa lebih mengerti betul dan bisa lebih taat lagi dengan peraturan dengan tidak melakukan kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan, yang nantinya bisa berdampak terhadap penularan Covid-19.

“Semoga masyarakat bisa lebih menjaga Prokes demi kesehatan bersama. Kami juga akan memberikan arahan-arahan kepada warga terkait Prokes, yaitu dengan jaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” tuturnya.

Ketua PGR juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Akan terus kami pantau tempat-tempat atau cafe-cafe dan rumah makan yang ada di wilayah Graha Raya yang melanggar ketentuan batas waktu jam operasional yang sudah ditetapkan dan masih mengizinkan warga untuk makan ditempat, itu akan kita pantau terus,” tegasnya.

Untuk monitoring kali ini, Ketua PGR Graha Raya menghimbau kepada pelaku usaha khususnya yang ada di Graha Raya untuk tetap mematuhi surat edaran yang memang sudah ditetapkan oleh Walikota Tangerang Selatan.

“Untuk cafe dan rumah makan, sesuai surat edaran Walikota Tangsel, yaitu harus tutup Jam 20:00 WIB, selebihnya take away,” terangnya.

“Dan untuk warga tentunya saya berharap harus sadar dan benar-benar mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M. Karena kita semua memang sudah lelah dengan adanya Covid-19 ini, untuk itu mari sama-sama kita menjaga dan mentaati peraturan agar kita bisa segera memutus mata rantai Covid-19 ini,” harapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Ketua PGR berharap semoga masyarakat bisa lebih patuh lagi dan lebih perduli lagi dengan kesehatan. Menurutnya kegiatan ini bukan hanya untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan banyak orang, karena sudah banyak korban yang sudah berjatuhan akibat pandemi Covid-19 ini.

Pada kegiatan monitoring ini dihadiri langsung oleh Camat Serpong Utara, Bani Khosyatulloh, Jayadi Lurah Paku Jaya, Nasrudin Ketua Ikatan Warga Muslim (IWM) Graha Raya, Babinkamtibmas dan Binnamas, Agus Kasi Trantip Serpong Utara. (**)