Beranda KESEHATAN

Rekno Riyanto: Melawan Lupa, Covid-19 Itu Nyata!

344
Ketua Paguyuban Graha Raya, Rekno Riyanto (Tengah)

Serpong Utara, SUARA TANGSEL – Saat ini Covid-19 dengan varian baru Delta, Kappa dan Alpha menciptakan ketakutan baru bagi kehidupan rakyat Indonesia. Corona Virus yang menyerang kehidupan umat manusia di berbagai negara telah menyebabkan multi krisis, dan yang paling terkena imbasnya adalah sektor ekonomi mulai lumpuh.

Geliat perekonomian rakyat di tengah pandemi bisa lumpuh total apabila warga masyarakat tidak melindungi dirinya dengan proteksi kesehatan. Salah satu bentuk proteksi kesehatan adalah Vaksinasi.

Dalam mengantisipasi semakin melonjaknya kasus penularan Covid-19, Paguyuban Graha Raya (PGR) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan pihak lainnya menggelar program Vaksinasi Massal tahap ke dua, yang berlokasi di Mall Transmart Graha Raya, Bintaro, Kota Tangsel, pada Senin (19/07/2021).

Diketahui sebelumnya PGR telah melaksanakan Vaksinasi massal tahap pertama pada Kamis 15 Juli 2021 kemarin dan mendapat respon yang begitu antusias dari masyarakatt.

Ketua PGR Rekno Riyanto mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi harus tetap berjalan sekalipun dalam kondisi yang tidak stabil pada saat masa pandemi Covid seperti sekarang ini. Begitu pun dengan transaksi perdagangan tidak boleh berhenti akibat pandemi dan dimasa pemberlakuan peraturan PPKM Darurat yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Covid-19 itu nyata, rakyat harus diberi pencerahan untuk menolak lupa bahwa geliat dunia ekonomi dapat berlangsung dengan baik, apabila rakyat diproteksi. Misi utama Vaksinasi Massal yang digagas PGR adalah untuk melawan Covid-19. Vaksin menjadi juru kunci untuk mendirikan benteng pertahanan diri di tengah pandemi,” papar Ketua PGR, Riyanto.

Tidak hanya itu, Riyanto mengutarakan bahwa perputaran roda ekonomi rakyat tidak boleh terhambat sekalipun Covid-19 mengamuk dan menyerang membabi buta, sektor usaha tanpa mengenal strata sosial. Oleh karena itu dirinya dan jajaran pengurus PGR berinisiatif mengadakan program Vaksinasi Massal dengan maksud dan tujuan untuk menciptakan tameng bagi kenyamanan kehidupan masyarakat.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) PGR, Tony Batubaru menambahkan, Vaksinasi Massal ini akan berlangsung 4 tahap dan dibagi menjadi beberapa gelombang. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan demi terwujudnya imunitas tubuh yang kuat dalam menghadapi rentetan serangan Covid-19 yang semakin meluas penularannya.

“Sudah saatnya masyarakat juga harus ambil bagian dalam penanggulangan dan pencegahan penularan Covid-19, dan juga harus bekerjasama dengan pemerintah serta komunitas-komunitas yang ada. Agar nantinya bisa bersama-sama untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19,” ucap Sekjen PGR.

Lebih lanjut Wakil Ketua PGR, Sugiwan menekankan bahwa pada Vaksinasi massal tahap ke 2, dirinya meminta kepada jajaran PPGR untuk lebih bisa lagi memperbaiki dalam persoalan teknis dan pelayanan kepada masyarakat.

“Vaksinasi massal tahap pertama menjadi evaluasi buat kita semua, dan untuk Vaksinasi massal tahap ke 2 kita akan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar antrian tidak mengular dan peserta vaksin akan terasa nyaman ketika sedang mengantri menunggu giliran. Kita semua jajaran pengurus PGR berharap, warga masyarakat tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah suasana pemberlakuan peraturan PPKM Darurat pada saat ini,” ujar Sugiwan.

Bersikap apatis tidak akan membuat kita menjadi pribadi yang berkarakter. Pandemi Covid-19 ini mengajarkan kepada kita semua untuk lebih peduli pada persoalan-persoalan sosial dan kemanusiaan. Kita harus membuka mata dan telinga dengan jernih, dan mendengarkan pikiran dan keluh kesah rakyat. Dan ingat, kita menolak lupa, Covid-19 itu nyata,” pungkas Riyanto.

Muhamad Deni