Home / PILKADA 2017 / Bawaslu RI Ingatkan Paslon Pilkada Tangsel Patuhi PKPU Kampanye Pilkada Serentak 2015
Pelanggaran Aturan Kampanye, PKPU No.7 Tahun 2015

Bawaslu RI Ingatkan Paslon Pilkada Tangsel Patuhi PKPU Kampanye Pilkada Serentak 2015

Serpong, SUARA TANGSEL – Menindak lanjuti laporan tim kuasa hukum paslon nomor urut 1, Ikhsan Modjo – Li Claudia Chandra, pimpinan Bawaslu RI, Nasrullah langsung lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (15/10), berdasarkan sidak tersebut ditemukan pelanggaran terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2015, dimana ada beberapa baliho yang mengindikasikan bentuk kampanye dari pasangan calon petahana, salah satunya di baliho yang terletak di jembatan penyebrangan Astek BSD Serpong, Nasrullah langsung meminta untuk menertibkan balliho tersebut setelah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“PKPU dengan jelas mengatur bahwa selama masa kampanye, alat peraga yang terpasang hanya alat peraga yang dibuat dan dipasang oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota. Pasangan calon juga dilarang menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah daerah untuk kampanye, karena itu Bawaslu merasa ini bagian yang harus cepat disikapi sebab ini mupakan pelanggaran. Pertama alat peraga yang terpasang itu hanya yang dikeluarkan KPU, kedua dilarang mengguanakan fasilitas dan anggaran Pemda untuk kampanye,” ujar Nasrullah.

Ketua Panwaskada kota Tangsel, Muhammad Taufiq menjelaskan bahwa penertiban baliho yang dilakukan beberapa hari lalu itu, sebelumnya telah disampaikan Panwaskada, namun karena persoalan teknis dan lain-lain hal tersebut belum sempat direalisasikan.

“Jauh-jauh hari kami sudah kirimkan surat keDinas terkait tersebut, agar iklan pelayanan dan program pemerintah dan program Dinas, agar lebih diperhatikan sehingga tidak terjadi indikasi “kampanye terelubung” dari petahana, mereka merespon surat kami, akan tetapi tidak serta merta dapat ditindak lanjuti, dikarenakan ada masalah teknis,” ujar M. Taufiq di Kantor Panswaskada.

Terkait dengan penertiban baliho tersebut, pihak KPU kota Tangsel selaku penyelenggara ikut menyampaikan tanggapannya.

“Kami selaku pihak penyelenggara mendampingi dan menyaksikan penertiban baliho tersebut, kami juga merasa berterimakasih kepada ketua Bawaslu RI yang mau untuk turun langsung ke lapangan,” ujar komisioner KPU kota Tangsel Badrusallam.

Sementara untuk baliho, spanduk dan billboard yang terpasang di beberapa titik lain di Kota Tangsel, Nasrullah meminta kepada KPU dan Pemkot untuk segera menertibkannya, Nasrullah mengingatkan, penyalahgunaan fasilitas dan Anggaran Pemda untuk kepentingan kampanye bisa saja berujung pada sanksi pidana.

“Kami minta untuk alat peraga di beberapa titik lain yang melanggar PKPU segera diturunkan. Kami instruksikan kepada Panwaskada kota Tangsel untuk segera berkoordinasi dengan stakeholders lainnya, karena ini bisa saja masuk pidana kalau kampanye pasangan tertentu menggunakan APBD,” tegas Nasrullah.

Kuasa Hukum Paslon Nomer urut 1, Teddy Gusnaidi  mengakui bahwa pihaknya yang melaporkan baliho yang terindikasi melanggar PKPU itu.

“Pada tanggal, 15/10/2015 lalu sekitar pukul 13:30 WIB, kami mendatangi Bawaslu RI, terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan paslon petahana, setelah secara resmi di terima oleh Pak Nasrullah, beliau pun langsung menindak lanjutinya,” jelas Teddy.

(Kibo HMZ)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Check Also

Kuasa Hukum WH Andika

Kuasa Hukum Wahidin – Andika Yakin Gugatan Rano-Embay Tak akan Diterima MK

Kota Cilegon, SUARA TANGSEL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten dalam Surat Keputusannya  Nomor ...

suaratangsel.com