Beranda TOPIK UTAMA INTERNASIONAL

Akibat Corona Shalat Jamaah dan Taraweh di Masjid Al Aqsa Ditiadakan

286

Yerusalem, SUARA TANGSEL – Dewan Wakaf Palestina menyatakan bahwa shalat jamaah di Masjid Al Aqsa ditangguhkan hingga bulan suci Ramadhan demi menanggulangi penyebaran virus corona.

“Sesuai dengan hukum syariat dan instruksi medis yang melarang kumpulan massal,  maka penangguhan aktivitas  di Masjid Al Aqsa akan terus dilanjutkan hingga bulan suci Ramadhan.”

“Keputusan ini sangat berat, karena sejak ratusan tahun lalu Al-Aqsa hidup dengan taraweh dan jamaah di bulan suci Ramadhan, namun hal ini sesuai dengan maqasid syariah terbesar yaitu menjaga nyawa manusia.”

Lembaga tersebut menambahkan bahwa azan dan shalat jamaah hanya dilakukan oleh pengurus dan Keamanan Masjid Al Aqsa, Reuters melaporkan, Sabtu (18/4).

Di saat yang sama Mufti Agung Alquds dan Palestina Syaikh Muhammad Husein mengatakan bahwa boleh bagi pasien virus corona untuk buka puasa, jika pihak medis menetapkan puasa dapat membahayakan nyawa mereka.

Dikutip Maannews, (Sabtu, 18/4) bagi pasien tersebut diharuskan mengganti puasa yang ditinggalkan saat   sembuh, namun jika yang memang bersangkutan tidak lagi mampu berpuasa maka boleh membayar fidyah atas setiap puasa yang ditinggalkan.

Pembayaran fidyah dilakukan dengan cara memberi makan orang-orang miskin. Nilai dari fidyah itu sendiri tidak kurang dari zakat fitrah atau sama dengan 7 Syikal jika diuangkan.

Syaikh Mohammed Husein juga menegaskan bahwa tidak boleh bagi seorang muslim menyepelekan puasa jika syarat-syaratnya terpenuhi. Hal ini karena puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang diwajibkan kepada seorang muslim.  

Berbuka puasa hanya dibolehkan bagi mereka yang mengalami kesulitan seperti sakit atau terancam nyawa, membutuhkan obat dan suplai makanan rutin di siang hari, atau membutuhkan cairan infus akibat sakit.

(1st/SPNA/Reuters)