Beranda OPINI

17 Tahun Tidak Pernah Tau Dimana Keberadaan Sang Ayah

148

Serpong Utara, SUARA TANGSEL – Isak pemuda 20 tahun asal Sindang Barang, Cianjur Selatan, Jawa Barat mengaku sejak usia 3 tahun hingga saat ini belum pernah lagi bertemu dengan ayah kandungnya dan dirinya hanya bisa melihat sosok sang ayah hanya lewat foto pernikahan ayah dan ibunya saja.

“Cukup lama berpisah, saya juga juga tidak tahu, apakah ayah saya masih hidup atau tidak, namun hingga kini saya tidak pernah mendengar tentang dimana keberadaan ayah saya lagi,” kata Isak kepada awak media pada Sabtu (9/5)

Tidak hanya itu, kesedihan juga dirasakan Isak, sang ayah belum ditemukan, kini dirinya harus rela kehilangan Ibunda tercintanya karena sakit yang dialaminya. Anak tunggal dari keluarga Bapak Sulaeman ini tetap tegar meskipun harus hidup tanpa ayah dan Ibunya. kini dirinya hanya tinggal bersama nenek dan Ibu angkatnya.

Isak juga mengatakan, semenjak kepergian Ibunya, kini dirinya harus memikul beban berat seorang diri, karena ia harus melunasi hutang biaya kematian ibunda tercintanya. Untuk melunasi hutang itu semua, dirinya harus bekerja keras bahkan dirinya harus merantau meninggalkan kampung halaman demi mencari pekerjaan.

“Karena saya anak tunggal, jadi semuanya saya yang tanggung jawab, dan saya harus mencari uang untuk melunasi hutang biaya kematian Ibu,” tuturnya

“Sejak lulus SMP saya memang sudah mulai merantau dan saya mulai bekerja disebuah perusahaan konfeksi di Jakarta selama lima tahun. Sebelum akhirnya saya bekerja disebuah tempat penginapan My Home yang ada di Kota Tangerang Selatan,” sambungnya.

Isak juga mengungkapkan rasa rindu dan rasa ingin berjumpa dengan sosok sang ayah yang hampir 17 tahun lamanya telah meninggalkan dirinya. Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena memang tidak ada yang tau dimana keberadaan ayahnya sekarang ini. Namun dirinya tidak pernah putus asa dan terus mencari keberadaan ayahnya.

“Puluhan tahun saya memendam rindu akan kehadiran sosok sang ayah. Namun saya hanya bisa memohon dan berdoa semoga akan ada keajaiban yang bisa mempertemukan saya dengan ayah saya, agar saya bisa hidup bersama-sama,” harapnya.

Wartawan : Deni

Editor : Iskandar P Hadi