Beranda PENDIDIKAN

10.000 Slogan Anti Narkoba Siswa Tangsel Tercatat dalam Rekor MURI

306
Rekor Muri Siswa Tangsel

Serpong, SUARA TANGSEL – 10.000 slogan anti narkoba yang ditulis siswa siswi Al -Azhar Serpong dan beberapa sekolah lainnya di kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor penandatanganan dan slogan anti narkoba terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan riset, kegiatan yang diprakarsai Osis SMP Al-Azhar Sepong, yang digelar di digelar di The Breeze, Serpong ini belum pernah tercatat dalam data base MURI.

“Kami MURI telah melakukan riset, sebelumnya belum pernah ada kegiatan seperti ini. Karenanya, ini merupakan slogan anti narkoba terbanyak di Tangsel dan di Indonesia, yang dilakukan siswa siswi sekolah, “jelas Osmar Semesta Susilo perwakilan MURI, Minggu (28/2).

Acara ini juga dihadiri wakil walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie , kepala BNN Provinsi, Heru Febrianto , kepala BNNK Tangsel, Heru Istu dan kepala Sekolah SMP Al- Azhar, Agus Mulyono.

Sementara itu kepada wartawan wakil walikota, Benyamin Davnie mengatakan, “Ada acara ini patut diapresiasi, selain tercatat sebagai rekor terbanyak slogan penolakan terhadap narkoba di MURI, ini juga merupakan bentuk perang atau perlawanan dari generasi muda bangsa terhadap narkoba yang sejalan dengan instruksi presiden Jokowi beberapa hari lalu. Ini artinya generasi muda bangsa ini telah menunjukkan keseriusan dan kesungguhannya dalam memerangi narkoba,” ujar Pak Ben sapaan akrab Benyamin Davnie.

Pak Ben juga mengatakan, “Ruang gerak pengedar narkoba akan semakin sempit dengan kegiatan seperti ini,” ujarnya. “Selama ini BNN Provinsi dan BNNK Tangsel telah bersingergi dengan elemen lainnya di Tangsel untuk menghalau gencarnya peredaran narkoba khususnya di kalangan generasi muda, “ katanya.

Benyamin juga mengungkapkan, bahwa dirinya telah mengintruksikan kepada para camat, lurah untuk memfungsikan Siskamling di Rt/Rw guna mengawasi peredaran narkoba di kota Tangsel, “Saya tidak henti-hentinya menginstruksikan kepada camat, lurah untuk memfungsikan Siskamling di wilayahnya terkait pemberantasan dan pengawasan peredaran narkoba. Insha Allah, rencananya pemkot Tangjsel dalam tahun ini akan membangun kampung anti narkoba, ” ungkapnya.

Di tempat yang sama, ketua BNN Provinsi Banten, Heru Febrianto juga mengatakan, “Kegiatan seperti ini harus ditingkatkan terus, terutama di wilayah provinsi Banten, begitu juga di Tangsel, semoga dengan kegiatan seperti ini angka pengguna narkoba dapat terus ditekan, “ Ia kemudian menyampaikan untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba,” Kami pun terus melakukan operasi gabungan, baik itu dengan Polri dan TNI, juga dengan elemen masyarakat pegiat anti narkoba,” kata Heru.

Kepala SMP Al-Azhar Serpong, Agus Mulyono juga ikut berkomentar terkait acara yang digelar siswa-siswinya, “Selain tercatat dalam rekor MURI, kegiatan ini juga merupakan wujud janji siswa kepada dirinya sendiri juga kepada negaranya untuk melawan narkoba, semoga ini ini akan terus tertanam dalam diri mereka dan tidak hanya menjadi slogan semata,” ujar Mulyono.

“Ini merupakan salah satu bentuk perlawanan dan pernyataan perang dari generas muda penerus cita-cita bangsa terhadap narkoba. Semoga mereka semua terhindar dari barang haram ini, terutama di sekolah dan di lingkungan pergaulannya.” Harapnya.

Ia juga menjelaskan, “Sebenarnya ada 15.000 slogan, namun untuk sementara yang baru tercatat di MURI hanya 10.000, 5.000 nya lagi sedang kami cetak,” jelas Mulyono.

(Once/Hendra)