Beranda SUARA BANTEN KOTA TANGSEL

1.800 Guru Honorer Harus Diperjuangkan Nasibnya

281

Tangerang Selatan, Suara Tangsel – Sebanyak 1.800 Guru Honorer di Tangerang Selatan (Tangsel) terancam nasibnya. Pemerintah pusat akan menghapus tanaga honorer di lingkungan pemerintahan. Kebijakan ini akan membuat nasib guru honorer di Tangsel kini di ujung tanduk.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Taryono mengatakan, akan memperjuangkan nasib para guru honorer tersebut. Penghapusan honorer, tidak bisa dilakukan begitu saja. 

“Saya yakin tidak dipecat begitu saja, karena kebutuhan guru tidak bisa tergantikan,” kata Taryono Rabu (22/1/2020).

Ia juga mengatakan, saat ini ada sekitar 1.800 guru honorer  yang harus diperjuangkan. Mereka mengajar di sekolah tingkat dasar (SD) dan menengah pertama (SMP)  di Tangsel. Status mereka seharusnya ditingkatkan dari status honorer.

“Kami berharap bahwa mereka (guru honorer) yang selama ini menunjukan dedikasinya untuk membangun bangsa, mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk menjadi pekerja yang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau PNS,” kata dia.

Hal itu penting, sebab ribuan guru honorer itu telah berperan penting dalam membangun pendidikan di Kota Tangerang Selatan.

“Guru honorer di Tangsel sangatlah luar biasa, maka harus kita perhatikan dan meningkatkan kesejahteraannya, profesionalismenya, martabatnya. Karena seorang guru selama ini telah berdedikasi menjalankan tugas dengan baik dalam membangun generasi unggul Indonesia,” pungkasnya. (DN)